Tutorial Konfigurasi NAT Dynamic Overload With Exit Interface

0
338

NAT (Network Address Translation) Dynamic Overload with Exit Interface adalah metode translasi IP Private ke IP Public yang memiliki konsep Many To One Mapping Translation. Namun, metode ini berbeda dengan NAT Dynamic Overloading yang biasanya, karena pada NAT ini, IP Private akan ditranslasikan menuju Interface yang mengarah pada Public Area, dan NAT ini juga merupakan pengembangan dari NAT Overloading yang biasa.

Baca Juga : Konfigurasi NAT Dynamic Overload Cisco Packet Tracer

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial bagaimana cara melakukan konfigurasi NAT Dynamic Overload with Exit Interface di Cisco Packet Tracer. Langsung saja kita mulai, dan untuk Topologi yang akan digunakan adalah

  1. Buka Cisco Packet Tracer

2. Tambahkan 2 Router

3. Tambahkan Server

4. Tambahkan Switch

5. Tambahkan juga 2 Client

6. Hubungkan setiap device

7. Beri IP Address pada Router0

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 172.16.10.2 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

8. Beri IP juga pada Router1

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.10.254 255.255.255.0

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 10.10.10.2 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

9. Lakukan Static Routing pada Router1 untuk mengenal Network 172.16.10.0/30 (Server0)

Router(config)#ip route 172.16.10.0 255.255.255.252 10.10.10.1

Baca Juga : Konfigurasi Static Routing Cisco Packet Tracer

10. Beri IP pada Server0 sesuai Topologi

11. Beri IP juga PC0 dan PC1 sesuai Topologi

12. Coba cek koneksi dengan Ping dari Router1 ke Server0 (harusnya Ping-Reply) dan Ping dari PC0 ke Server0 (harusnya belum Ping-Reply, karena belum di NAT)

13. Lakukan konfigurasi NAT Dynamic Overload with Exit Interface pada Router1

Router(config)#access-list 1 permit 192.168.10.0 0.0.0.255 Memasukkan Network 192.168.10.0 Wildcard 0.0.0.255 ke Access-list 1
Router(config)#ip nat inside source list 1 int se2/0 overload Mengarahkan Access-list 1 agar menggunakan Interface se2/0 sebagai NAT

Baca Juga : Cara Menghitung Wildcard Mask

14. Arahkan jalur NAT pada Router1

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#ip nat inside

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#ip nat outside

Router(config-if)#ex

15. Cek Koneksi dengan Ping dari PC0 ke Server0

16. Apabila koneksi sudah Ping-Reply, berarti konfigurasi NAT Dynamic Overload with Exit Interface telah berhasil. Mudah bukan ?

~Selamat Mencoba~

Zed

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here