0,00 Rp

Tidak ada produk di keranjang.

Tutorial Konfigurasi NAT Dynamic Overload Cisco Packet Tracer

NAT (Network Address Translation) Dynamic Overload adalah metode translasi IP Address yang memiliki konsep Many To One Mapping Translation, yaitu mentranslasikan banyak IP Private ke satu IP Public. NAT ini sangat menguntungkan, kerena akan menghemat IP Public yang digunakan, karena satu IP Public bisa digunakan banyak IP Private.

Baca Juga :

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial bagaimana cara melakukan konfigurasi NAT Dynamic Overload di Cisco Packet Tracer. Langsung saja kita mulai, dan untuk Topologi yang akan digunakan adalah

  1. Buka Cisco Packet Tracer

2. Tambahkan 2 Router

3. Tambahkan juga 2 Server

4. Lalu tambahkan Switch

5. Tambahkan beberapa Client

6. Hubungkan setiap device

7. Beri alamat IP pada Router0

Router(config)#int fa1/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 8.8.8.1 255.255.255.240

Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 9.9.9.1 255.255.255.240

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 11.11.11.1 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

8. Beri IP juga pada Router1

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.10.254 255.255.255.0

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 11.11.11.2 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

9. Lakukan Routing RIPv2 pada Router0, daftarkan semua Network yang terhubung

Router(config)#router rip

Router(config-router)#version 2

Router(config-router)#network 8.8.8.0

Router(config-router)#network 9.9.9.0

Router(config-router)#network 11.11.11.0

Router(config-router)#ex

Baca Juga : Konfigurasi Routing RIPv2 Cisco Packet Tracer

10. Lalu lakukan Routing juga pada Router1, tapi jangan daftarkan Network 192.168.10.0/24, karena akan di NAT

Router(config)#router rip

Router(config-router)#version 2

Router(config-router)#network 11.11.11.0

Router(config-router)#ex

11. Beri IP Address Server0 dan Server1 sesuai Topologi

12. Konfigurasikan DHCP Server pada Router1 untuk memberi IP DHCP semua Client

Router(config)#ip dhcp pool DHCP

Router(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.0

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.254

Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.254

Baca Juga : Konfigurasi DHCP Server Cisco Packet Tracer

13. Pastikan PC0-PC3 mendapat IP DHCP

14. Cek koneksi dengan Ping dari Router1 ke Server0

15. Namun, Ping dari PC0 ke Server0, hasilnya belum Ping-Reply, karena belum dilakukannya konfigurasi NAT

16. Konfigurasi NAT Dynamic Overload pada Router1

Router(config)#access-list 1 permit 192.168.10.0 0.0.0.255 Untuk memasukkan Network 192.168.10.0/24 kedalam Access-List 1
Router(config)#ip nat pool POOLNAT 11.11.11.2 11.11.11.2 netmask 255.255.255.252 Untuk membuat POOL IP yang akan digunakan untuk NAT yang bernama “POOLNAT”
Router(config)#ip nat inside source list 1 pool POOLNAT overload Untuk mengkonfigurasi agar Access-List 1 menngunakan POOLNAT

17. Konfigurasi jalur NAT pada Router1

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#ip nat inside

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#ip nat outside

Router(config-if)#ex

18. Cek koneksi dengan Ping dari PC0 ke Server0

19. Cek juga dengan Ping dari PC1 ke Server1

20. Untuk mengecek NAT pada Router1, masukkan perintah

Router(config)#do sh ip nat translation

21. Apabila koneksi sudah lancar dan hasil sesuai dengan yang diinginkan, berarti konfigurasi NAT Dynamic Overload telah berhasil. Mudah bukan ?

~Selamat Mencoba~

Zed

Reviews

Zuhrul Ikfa
"Don't Overthinking Everything,Be Humble And Make It Simple." -[Designer, Engineer, Networker, Entrepeneur Wanna Be]-

Related Articles