konfigurasi EoIP pada mikrotik dengan network yang sama

0
195

Ethernet over IP (EoIP) Tunneling adalah protokol MikroTik RouterOS yang menciptakan terowongan Ethernet antara dua router di atas koneksi IP. Terowongan EoIP dapat berjalan di atas terowongan IPIP , terowongan PPTP atau koneksi lain yang mampu mengangkut IP.  selengkapnya baca disini

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial bagaimana cara konfigurasi EoIP pada mikrotik dengan network yang sama tetapi terhalang oleh internet. konfigurasi EoIP ini memungkinkan network yang sama dapat terhubung walaupun terhalang oleh internet.

Topologi

  • Konfigurasi RB-1

[1] Mengganti identity

[admin@MikroTik] > system identity set name=RB-1

 

[2] Menambahkan ip address

Ke arah internet

[admin@RB-1] > ip address add address=192.168.10.25/24 interface=ether1

 

Ke arah client

[admin@RB-1] > ip address add address=172.2.25.1/24 interface=ether2

[3] menambahkan default route

[admin@RB-1] > ip route add gateway=192.168.10.1

 

[4] tambahkan dns

[admin@RB-1] > ip dns set servers=8.8.8.8 allow-remote-requests=yes

 

[5] Tambahkan firewall nat

[admin@RB-1] > ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

 

[6] Buat interface EoIP

Klik Interfaces > Klik + > Type EoIP Tunnel

Name = (Bebas)

Remote Address = (alamat IP RB-2 “ether1”)

Tunnel ID = (angka bebas)

Pastikan Flag R

[7] Buat bridge baru

Klik Bridge > Klik tab Bridge > Klik +

Name = (bebas)

[8] masukkan interface yang menuju client (ether2) dan interface EoIP yang sudah dibuat tadi ke dalam bridge1

Klik Bridge > Klik tab Ports > Klik +

Interface = isikan interface yang ke arah client dan interface EoIP

Bridge = (nama bridge yang sudah dibuat tadi)

Lakukan ke kedua interface seperti ini

[9] Perhatikan pada Menu Interface pada interface EoIP dan Ether2 (yang menuju client) flag nya berubah menjadi RS

  • Konfigurasi RB-2

[1] Ubah identitynya

[admin@MikroTik] > system identity set name=RB-2

 

[2] Tambahkan IP address

Menuju internet

[admin@RB-2] > ip address add address=192.168.10.100/24 interface=ether1

 

Menuju client

[admin@RB-2] > ip address add address=172.2.25.2/24 interface=ether2

 

[3] Tambahkan default route

[admin@RB-2] > ip route add gateway=192.168.10.1

 

[4] Tambahkan dns

[admin@RB-2] > ip dns set servers=8.8.8.8 allow-remote-requests=yes

 

[5] Tambahkan firewall nat

[admin@RB-2] > ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

 

[6] Buat interface EoIP

Klik Interfaces > klik + > Type EoIP Tunnel

Name = (Bebas)

Remote Address = (alamat IP RB-1 “ether1”)

Tunnel ID = (angka bebas)

Pastikan Flag R

[7] Buat bridge baru

Klik Bridge > Klik tab Bridge > Klik +

Name = (bebas)

[8] masukkan interface yang menuju client (ether2) dan interface EoIP yang sudah dibuat tadi ke dalam bridge1

Klik Bridge > Klik tab Ports > Klik +

Interface = isikan interface yang ke arah client dan interface EoIP

Bridge = (nama bridge yang sudah dibuat tadi)

Lakukan ke kedua interface seperti ini

[9] Perhatikan pada Menu Interface pada interface EoIP dan Ether2 (yang menuju client) flag nya berubah menjadi RS

  • Pengujian

Ping dari client 172.2.25.25

Ping dari client 172.2.25.50

Trimakasih telah membaca

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here