Tutorial Konfigurasi Routing OSPF Cisco Packet Tracer

0
946

OSPF (Open Shortest Path First) adalah sebuah protocol yang dikembangkan untuk menggantikan protocol RIP (Routing Information Protocol). OSPF merupakan protocol yang bersifat open-standard (non-proprietary) dan menggunakan algorirma Dijkstra’s Shortest Path First (SPF). OSPF dapat melakukan konvergensi secara cepat dan menentukan path terbaik berdasarkan cost terendah.

Baca Juga :

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial bagaimana cara melakukan konfigurasi Routing OSPF di Cisco Packet Tracer. Langsung saja kita mulai, dan Topologi yang akan digunakan adalah

  1. Buka Cisco packet Tracer

2. Tambahkan 2 Router

3. Tambahkan juga beberapa Switch

4. Lalu tambahkan beberapa PC

5. Dan hubungkan setiap Device

6. Lakukan IP Addressing pada Router0 sesuai Topologi

Router>en

Router#conf t

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 11.11.11.1 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.10.6 255.255.255.248

Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa1/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.20.6 255.255.255.248

Router(config-if)#ex

7. Lakukan IP Addressing juga pada Router1

Router>en

Router#conf t

Router(config)#int se2/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 11.11.11.2 255.255.255.252

Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa1/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.30.6 255.255.255.248

Router(config-if)#ex

Router(config)#int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip add 192.168.40.6 255.255.255.248

Router(config-if)#ex

8. Lakukan Routing OSPF pada Router0. Routing yang saya gunakan adalah OSPF ID: 10, dan daftarkan semua Network yang terhubung dengan format perintah

Router(config)#router ospf [ID]

Router(config-router)#network [network yang terhubung] [wildcardmask] area [area]

Wildcard Mask dari Netowrk yang saya gunakan dalam Topologi adalah 0.0.0.7 untuk Netmask 255.255.255.248 dan 0.0.0.3 untuk Netmask 255.255.255.252, untuk menghitung Wildcard,

Baca Juga : Cara Menghitung Wildcard Mask

Dan untuk area yang saya gunakan adalah Area 0 (backbone), sebenarnya bisa menggunakan area selain Backbone, tetapi butuh konfigurasi tambahan

Baca Juga : Konfigurasi Routing OSPF Multi-Area MikroTik

Konfigurasi Routing OSPF Router0 :

Router(config)#router ospf 10

Router(config-router)#network 11.11.11.0 0.0.0.3 area 0

Router(config-router)#network 192.168.10.0 0.0.0.7 area 0

Router(config-router)#network 192.168.20.0 0.0.0.7 area 0

Router(config-router)#ex

9. Konfigurasikan Routing OSPF 10 juga pada Router1

Router(config)#router ospf 10

Router(config-router)#network 11.11.11.0 0.0.0.3 area 0

Router(config-router)#network 192.168.30.0 0.0.0.7 area 0

Router(config-router)#network 192.168.40.0 0.0.0.7 area 0

Router(config-router)#ex

Apabila Routing antara Router0 dan Router1 sudah cocok maka akan muncul pemberitahuan seperti berikut

10. Buatlah DHCP Server pada Router0 untuk memberi IP Grup 1 dan Grup 2

Baca Juga : Konfigurasi DHCP Server Cisco Packet Tracer

Router(config)#ip dhcp pool Grup1

Router(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.248

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.6

Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip dhcp pool Grup2

Router(dhcp-config)#network 192.168.20.0 255.255.255.248

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.20.6

Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.6

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.20.6

11. Buat juga DHCP Server pada Router1 untuk Grup 3 dan Grup 4

Router(config)#ip dhcp pool Grup3

Router(dhcp-config)#network 192.168.30.0 255.255.255.248

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.30.6

Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip dhcp pool Grup4

Router(dhcp-config)#network 192.168.40.0 255.255.255.248

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.40.6

Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.30.6

Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.40.6

12. Beri IP Address PC0-PC5 dengan IP DHCP

13. Cek koneksi dengan Ping

Ping dari PC0 ke PC1 (satu network)

Ping dari PC0 ke PC2 (beda network)

Ping dari PC0 ke PC3 (beda network)

14. Apabila koneksi sudah Ping-Reply, berarti konfigurasi Routing OSPF telah berhasil. Mudah bukan ?

~Selamat Mencoba~

Zed

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here