Konfigurasi WEB Server dan FTP Server, Windows Server 2012

0
95

Sebelum mengkonfigurasi kita harus mengatahui topologinya terlebih dahulu agar lebih mudah dalam mengkonfigurasi.

Topologi

Installasi WEB Server

  • Installasi IIS, pada WINSRV buka server manager pada bagian dan Dashboard Klik Add roles and features.
  • Pada “Before you begin” klik next saja.
  • Pada “Installation Type” biarkan default, klik next

.

  • Pada “Server Selection” biarkan default, klik next.
  • Pada “Server Roles” ceklis “Web Server(IIS)” dan klik Add Features. Kemudian klik next.

  •  Pada “Features” klik next saja.
  • Pada “Web Server Role (IIS)” baca kemudian klik next.
  •  Pada “Role Service” cari paket bernama FTP Server, ceklis pada FTP Server. Jika sudah klik next.
  • Pada “Confirmation” pastikan yang akan diinstall adalah Web Server (IIS) yang didalamnya terdapat paket FTP Server dan Web server, klik install.
  • Tunggu hingga proses instalasi selesai. Jika sudah klik close.
  •  Setelah instalasi selesai website default dari web server sudah bisa diakses dari client, baik itu menggunakan IP server ataupun domain.

Konfigurasi Web Server

  •  Buat folder baru pada C:/inetpub, missal disini saya membuat folder “Websitejuara”.
  • Kemudian buat sebuah file berformat .html sebagai web yang akan kita tampilkan. Buat menggunakan Notepad dan save dengan nama “index.html”.

  •  Jika sudah pada Server Manager klik Tools dan pilih IIS Manager.
  •  Akan terbuka jendela IIS Manager, expand “WINSERVER” lalu expand “Sites” disitu terdapat website defaultnya. Hapus website default karena bisa mengganggu. Klik kanan pada Default Website kemudian klik Remove.
  • Setalah terhapus klik kanan pada “Sides” dan pilih “Add Websites” untuk menambahkan website baru.

  • Beri nama Website pada kolom “Site name”. Tidak ada ketentuan dengan pemberian nama website.

  •  Tunjuk folder yang berisi konten Web dengan cara klik tanda “…” kemudian pilih folder yang kita buat tadi dan pastikan sudah berisi file index.html. Klik OK.
  • Pada kolom port biarkan default saja yaitu port 80. Pada hostname isikan dengan sub domain www yang sudah kita buat pada LAB sebelumnya. Jika sudah klik OK.

Konfigurasi FTP Server

  •  Buat folder baru pada drive C, berinama FTP. Dan isikan folder tersebut dengan beberapa folder lainnya seperti folder Videos, Documents, Pictures, Music. Jika perlu tambahkan file pada masing-masing folder.
  • Pada Server Manager Klik Tools dan klik IIS Manager.

  • Pada jendela IIS Manager. Klik kanan pada “Sites” kemudian klik “Add FTP Site”

  •  Beri nama pada FTP Site, berinama “FTPJuara”.
  • Pada “Physical path” klik pada bagian “…” kemudian pilih folder yang akan dishare ke client. Yaitu folder “FTP” yang sudah kita buat tadi lalu klik OK.

Pada bagian binding biarkan default saja. Yaitu pada IP Address “All Unassigned” dan port 21. Pada bagian SSL pilih “No SSL” karena kita tidak menggunakan SSL. Klik next.

  • Pada bagian “Authentication” pilih basic. Kemudian pada bagian “Authorization” pilih All users. Pada bagian “Permissions” pilih sesuai keinginan/kebutuhan, disini saya memilih read dan write sehingga client bisa membaca dan mengubah file yang ada di FTP Server. Jika sudah klik Finish.

Pengujian

Pengujian Web Server

  • Pada client buka website yang telah kita buat dengan mengetikkan hostname yang kita isikan tadi yaitu www.juara.com. Jika pada client kita mengetikkan juara.com ataupun IP server maka tidak akan berhasil.

Pengujian FTP Server

  • Pada client buka File Manager, dan ketikan perintah berikut : “ftp::/ip_server”
  • Kemudian login menggunakan user yang terdapat di server. Isikan username dan password yang sesuai lalu klik Log On.
  • Client sudah bisa menggunakan layanan FTP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here