KONFIGURASI IP ADDRESS PADA DEBIAN

0
372

IP Address (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap computer host dalam sebuah jaringan. IP Address dibagi menjadi dua yaitu, IPv4 dan IPv6 yang menunjukan alamat dari komputer tersebut pada jaringan internet berbasis TCP/IP. Pada tutorial ini kita hanya akan menggunakan IPv4 saja, karena IPv4 yang sering digunakan.

Topologi Lab

Perangkat yang dibutuhkan :

  • Kabel yang terhubung ke internet
  • PC Router (Linux server yang dijadikan sebuah router)
  • Linux server
  • Client

A. Konfigurasi IP Address

Disini saya masih menggunakan VMware, jadi pastikan anda sudah menginstal 3 OS Linux Debian 9, 1 sebagai server(CLI), 1 sebagai PC router(CLI),1 sebagai client(GUI)

  1. Server

Buka Debian server yang ada di VMware, kemudain atur Network Adapter. Klik pada network adapter(1) – pilih LAN segment(2) – Klik pada LAN segment(3) untuk menambahkan LAN segment baru – Buat 2 LAN segment untuk menguhubungkan Router dengan Server dan Router dengan Client – Beri nama pada LAN segment yang mudah dipahami, contoh (Router-Server) – klik add(4) lalu OK – pilih LAN segmet yang menghubungkan router dengan server(5). LAN segment digunakan untuk menghubungkan antar Virtual Machine dalam satu host.

Nyalakan server dan login menggunakan user root. Pertama cek terlebih dahulu nama interface yang ada dengan perintah :

root@DebSer9:~#ip a

Lalu lakukan konfigurasi pada interface tersebut sesuai topologi dengan perintah :

root@DebSer9:~#nano /etc/network/interfaces

 

Perhatikan perbedaan gambar sebelum dan sesudah konfigurasi dibawah ini :

Jika sudah tekan ctrl+O kemudian ctrl+x, lalu restart network service untuk menyimpan konfigurasi

root@DebSer9:~#service networking restart

 

Lalu cek IP dengan perintah ip a

IP sudah berhasil ditambahkan. Jika terdapat ip yang bertumpuk dan anda merasa tidak pernah mengonfigurasinya maka lakukan reboot.

Lalu konfigurasi resolv.conf pada server

Buka file /etc/resolv.conf dengan nano teks editor

root@DebSer9:~#nano /etc/resolv.conf

Tuliskan script berikut

nameserver 192.168.43.1

nameserver 8.8.8.8

Simpan dan keluar dari editor teks. Lalu lakukan reboot.

2. Router

PC router adalah router yang dibuat dari sebuah PC yangdijadikan fungsi router yang dijalankan dengan sistem operasi yang digunakan adalah berbasis OS Linux sehingga biasa disebut dengan Linux Based Router.

Yang perlu pertama kita atur adalah Network Adapternya, tambah Network Adapter menjadi 3 yaitu 1 Mode Bridge, 2 mode LAN segment yang terhubung ke server dan client.

Pada Network Adapter 2 pilih LAN segment yang terhubung ke server, sedangkan pada Network Adapter 3 pilih LAN segment yang terhubung ke client. Klik menu edit pilih Virtual Network Editor klik pada change settings.

Klik pada VMnet0, pilih Bridge lalu pilih interface yang terhubung ke internet, klik apply ok. Kemudian pada Network Adapter yang pertama pilih costum lalu pilih VMnet0. Nyalakan PC router adnda dan login menggunakan user root,cek nama interface menggunakan ip a.

root@DebSer9:~#ip a

Nama interface ini urut sesuai Network Adapter yang kita buat. Dimana ens33 terhubung ke internet, ens37 terhubung ke server dan ens38 terhubung ke client. Lalu ketikan perintah berikut untuk mengatur ip pada tiap-tiap interface.

root@DebSer9:~#nano /etc/network/interfaces

Ubah isi file /etc/network/interfaces sesui dengan diatas. Yang perlu diperhatikan adalah pada interface yang terhubung keinternet, jadi kita harus mengetahui network dan gateway yang tehubung dengan internet, IP ini diberikan oleh ISP. Disini ip network saya adalah 192.168.43.0/24 dengan gateway 192.168.43.1. Jika sudah tekan ctrl+o lalu ctrl+x. Kemudian ketikan perintah service networking restart untuk menyimpan konfigurasi.

root@DebSer9:~#service networking restart

Kemudian cek hasil konfigurasi dengan perintah ip a.

Ip addres sudah berhasil ditambahkan.

B. IP Forward pada router

  1. Setiing IP Forward pada router
  • Buka file /etc/sysctl.conf dengan teks editor nano
root@DebSer9:~#nano /etc/sysctl.conf
  • Cari baris ke-28, maka akan tampak script #net.ipv4.ip_forward=1 , untuk mencari baris tekan ctrl+_ lalu ketik 28 kemudian tekan enter. Hilangkan tanda # pada script tersebut.

  • Simpan konfigurasi dengan menekan ctrl+O dan ctrl+x

2. Konfigurasi masquerade pada router

  • Ketikkan perintah berikut
root@DebSer9:~#iptables -t nat -A POSTROUTING -o ens33 -j MASQUERADE
  • Laku tekan enter.

3. Konfigurasi resolv.conf pada router

  • Buka file /etc/resolv.conf dengan nano teks editor
root@DebSer9:~#nano /etc/resolv.conf
  • Tuliskan script berikut

nameserver 192.168.43.1

nameserver 8.8.8.8

  • Simpan dan keluar dari editor teks. Lalu lakukan reboot.

3. Client

kita atur terlebih dahulu Network adapternya menjadi LAN segment yang menghubungkan router dengan client.

Klik ok, lalu nyalakan client anda dan login menggunakan user biasa.

Klik pada icon yang diberi nomer 1 lalu klik wired connected kemudian pilih wired settings(2).

Klik pada gambar gerigi untuk mengatur IP address.

Pilih menu IPv4 , lalu rubah pada bagian addresses dari DHCP menjadi Manual

Lalu isikan ip sesuai dengan topologi.

Klik apply dan off on-kan wired connection untuk menyimpan konfigurasi.

C. Pengujian

Kita melakukan pengujian koneksi menggunakan perintah ping. Pastikan semua mode Network adapter sudah benar dan pastikan sudah terhubung ditandai dengan icon pc pada pojok kanan bawah tidak pucat.

  1. Pengujian pada router, coba ping ke Client , server dan google.com

Ping router ke client

Ping router ke server

Ping router ke google.com

2. Pengujian pada Server, coba ping ke client dan google.com

ping server ke client

ping server ke google.com

3. Pengujian pada client, coba ping ke server dan google.com


ping client ke server

ping client ke google.com

Hubungan antara internet-router-server-client sudah terjalin dengan baik. Sekian tutuorial kali ini semoga bermanfaat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here