Konfigurasi DHCP Server Pada Windows Server

0
48

DHCP server merupakan kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol. Yaitu sebuah protocol yang secara otomatis memberikan IP address kepada client yang memintanya. Hal ini memudahkan kita jika kita mempunyai banyak client. Jadi kita tidak perlu repot-repot mengkonfigurasi satu-persatu client.

Topologi DHCP Server

Sebelum memulai Lab 6 ini pastikan konfigurasi IP address sudah beres, dan windows server memiliki password yang kuat. Agar lebih mudah kita buat ketentuan untuk DHCP Servernya, dimana Range IP address adalah 172.168.1.100 sampai 172.168.1.254 dengan subnet mask /24. Kecualikan IP address 172.168.1.120 sampai 172.168.1.125. Dan lease time yang diberikan adalah 10 menit. Berikan IP Gateway 172.168.1.1 dan DNS server 10.10.1.1.

Konfigurasi Pada Server

  • Buka “Server Manager” di windows server. Pada Dashboard klik “Add Roles and Feature” Kemudian akan muncul Roles and Features Wizard, pada “Before you begin” klik next saja. Akan tetapi baca terlebih dahulu agar kalian paham apa persayaratan untuk menambahkan roles and features.
  • Pada “Installation Type” pilih Role-based or feathure-based installation, kemudian klik next.

  • Pada “Server Selection” Pilih “Select a server from the server pool” lalu klik next.

  • Pada “Server Roles” klik DHCP server lalu klik Add Features. Kemudian klik next.

  •  Pada “Features” next saja.
  • Pada “DHCP Server” baca dan pahami lalu klik next.
  •  Pada “Confirmation” pastikan program yang akan diinstall adalah DHCP Server. Jika benar klik install.
  • Setelah instalasi selesai akan muncul notifikasi, buka notifikasi dan pilih Complete DHCP configuration.

  • Kemudian akan muncul jendela “DHCP Post-install configuration wizard. Pada bagian Description baca dan pahami, lalu klik next.

  • Kemudian pada bagian “Authorization” pilih use the following user’s credentials, lalu klik commit.

  • Pada menu Summary akan nampak status, lalu klik close

  • Kemudian masuk ke Tool DHCP.

 

  • Pada winserver atau nama komputer kalian klik kanan dan pilih Add/Remove Bindings.

  • Kemudian pada server binding, pilih interface yang terhubung dengan dhcp client, lalu klik OK.

  • Klik kanan pada IPv4 kemudian pilih new scope untuk mengkonfigurasi DHCP.

  • Setelah itu akan muncul New Scope Wizard, pada bagian awal klik next.

  • Pada Scope Name, isi pada bagian Name dan Description secara bebas. Memberikan nama dan description pada scope akan memudahkan kita mengenali scope yang ada pada jaringan, yang terpenting kita paham. Jika sudah klik next.

  • Atur IP Range sesuai dengan ketentuan, dan atur netmask sesuai dengan topologi. Jika sudah klik next.

  • Kemudian kecualikan IP address sesuai dengan ketentuan diatas. Hal ini dilakukan agar client tidak mendapatkan IP address yang dipakai sebagai gateway. Masukkan range IP address yang akan dikecualikan. Setelah dimasukkan klik Add dan klik Next.

  • Berikan lease time atau lama waktu penyewaan IP address, atur sesuai ketentuan. Kemudian klik next.

  • Pilih “Yes, I want to configure these options now” untuk mengatur apa saja yang akan diberikan pada DHCP client. Jika sudah klik next.

  • Isikan sesuai denagan gateway client, klik Add kemudian next.

  • Kemudian berikan DNS name dan IP addressnya. Klik next jika sudah.

  • Pada WINS Server, masukkan IP address server atau kosongi saja, klik Add nanti akan muncul dibawahnya. Kemudian klik next.
  • Pada Activate Scope pilih “Yes, I want to activate this scope now”. Kemudian klik next.

  • Pada bagian terakir wizard langsung saja klik finish.

  • Setelah selesai pada Tool-DHCP terdapat Scope yang baru.

Konfigurasi Pada Router

Pada router berikan konfigurasi DHCP-relay agar router bisa meneruskan paket DHCP dari server ke Client. DHCP Relay digunakan saat paket DHCP Server melewati router. Ketikkan perintah berikut untuk menambahkan DHCP-Relay pada router.

>ip dhcp-relay add interface=”nama_interface” dhcp-server=”ip_dhcp_server” disabled=no

Kemudian untuk memastikan dhcp-relay sudah ditambahkan atau belum gunakan perintah “ip dhcp-relay print”

Pengujian

  •  Pada client klik kanan logo computer pada pojok kanan bawah, kemudian klik Open Network and Sharing Center.
  • Kemudian pilih “Change adapter settings”.

  •  Kemudian klik kanan pada interface yang menuju router dan klik Properties.
  • Lalu double klik pada “Internet Protocol Version 4”.

  • Kemudian rubah pengaturan IP menjadi Obtain an IP dan Optain DNS. Jika sudah klik OK dan OK.

  •  Untuk mengecek apakah sudah mendapatkan IP atau belum double klik pada interface yang menuju router dan klik pada detail.
  • Jika sudah mendapatkan IP dari DHCP Server maka akan tampak seperti ini. Selamat konfigurasi DHCP telah berhasil.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here