INSTALASI DEBIAN 9.1 MODE CLI

0
157

Debian adalah sistem operasi Komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka. Instalasi sistem operasi Debian pada umumnya sama, versi berapapun, jadi akan saya buat yang berbeda.

Misal anda diminta untuk menginstal sebuah Debian server dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Ukuran swap 2x ukuran RAM
  2. Sisa partisi swap digunakan untuk partisi / (root partition)
  3. Partisi root sebagai bootable

Langkah-langkah Instalasi Linux Debian 9

  1. Disini saya menggunakan VMware versi 14. Buka VMware, Klik pada bagian yang berwarna kuning untuk menambahkan virtual machine baru.

 

2. Disini kita pilih custom. Lalu klik next.

3. Pada bagian installer disc klik browse kemudian cari dimana anda meletakkan CD Debian 9.1 dan klik pada DVD 1 lalu klik open. Secara otomatis CD Debian akan terdeteksi. Lalu klik next. Kemudian beri nama pada virtual machine baru anda dan bila perlu pilih lokasi penyimpanan agar tidak membebani Local disc C. Setelah itu kita disuruh memilih jumlah prosesor dan core prosesor, kita klik next saja.

4. Ini yang perlu diperhatikan dimana nanti ukuran swap adalah 2x ukuran RAM. Untuk ukuran RAM 512 MB saja karna nanti kita menggunakan mode CLI, Lalu klik next.. Setelah menentukan ukuran ram kita disuruh menetukan network type kita pilih NAT dan klik next. Setelah itu tinggal klik next saja sampai preview karna kita menggunakan settingan rekomendasi.

5. Kemudian hidupkan virtual machine dan akan keluar tampilan seperti berikut:

6. Karna saya akan menggunakan instalasi mode CLI bukan GUI, maka saya ambil pilihan kedua yaitu Insatall. Gunakan tombol arah untuk mengganti pilihan. Lalu tekan Enter.

7. Pilih bahasa yang diinginkan disini saya memilih bahasa Indonesia.

8. Kemudian pilih lokasi Indonesia, lokasi ini nanti akan mementukan zona waktu kita.

9. Pilih settingan keyboard, disini pilih saja Inggris Amerika.

10. Untuk nama host anda bebas memberikan nama tetapi tidak diijinkan menggunakan spasi dan karakter special kecuali “_ dan –“

11.Berikan kata sandi pada user root anda, untuk Debian tidak harus strong password. Tekan enter. Dan ketik kembali password anda lalu tekan enter.

12. Masukan nama lengkap untuk membuat user baru.

13. Masukkan username dan kata sandinya, lalu tekan enter.

14. Pilih zona waktu yang sesuai.

15. Disini kita pilih manual, tekan enter. Pada hardisk yang tersedia tekan enter dan jika ditanya “buat table partisi baru yang kosong pada hardisk ini ?” pilih Ya

16. Hasilnya akan seperti diatas. Pertama kita akan membuat partisi untuk swap, tekan enter pada ruang kosong lalu pilih partisi baru dan tentukan ukuran partisi, sesuai ketentuan ukuran swap adalah 2xRAM jadi ukuran swap 1024 MB Pilih jenis partisi logikal dan tempat partisi Akhir.

17. Kemudian pada “gunakan sebagai” tekan enter dan pilih ruang swap. Lalu tekan enter pada “selesai menyusun partisi”.

18. Hasilnya akan seperti diatas.

19. Sekarang tinggal membuat 1 partisi lagi yaitu partisi root dan penanda bisa-boot di hidupkan. Tekan enter pada ruang kosong pilih “buat partisi baru “ pada bagian jenis partisi pilih Primer jika disuruh memilih lokasi partisi maka pilih Awal. Atur titik kait menjadi “/” penanda bisa-boot menjadi hidup, lalu tekan enter pada selesai menyusun partisi.

20. Hasilnya akhirnya akan seperti diatas, tekan enter pada “Selesai mempartisi dan tulis perubahan-perubahannya ke hard disk”. Jika ditanya tulis perubahan pada hard dsik pilih “Ya”.

21. Pilih tidak

21. Pilih tidak

21. Pilih tidak

22. Pada pemilihan perangkat lunak kita hanya perlu mencentang “Perkakas sistem standar” karna kita akan menggunakan mode CLI. Untuk menghapus centang menggunakan spasi, dan tombol arah untuk memilih. Tekan enter untuk melanjutkan.

23. Pilih Ya, ini yang perlu diperhatikan karna jika memilih “Tidak” maka sistem operasi tidak bisa melakukan booting.

24. Pilih /dev/sda

Selamat anda telah berhasil menginstall Linux Debian 9.1

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here